Asrofi – Blogger Semarang

Blogger Kendal Blogger Semarang Jawa Tengah

Belajar dari Optimisme Deddy Corbuzier

Kemarin malam saya nonton sebuah acara Talk show di Kompas TV, acara tersebut mengundang Deddy Corbuzier sebagai bintang tamu + narasumber. Dalam perbincangan tersebut diceritakan bahwa Deddy menerima penghargaan internasional “Merlin Awards”, penghargaan ini sangat spesial karena hanya beberapa orang saja di dunia.

Saya tidak akan bahas mengenai penghargaan Merlin Awards tersebut, tetapi dalam perbincangan Deddy corbuzier itu ada beberapa kalimat yang benar-benar membuat saya tergertak, saya akan sampaikan di bawah ini tetapi bisa jadi penjabaran saya ini ada yang dilebihkan dan dikurangi, karena saya memang tidak merekam acara tersebut, hanya terekam di memori kepala saya yang sering lupa dan terkadang suka menambah-menambah, ok diantaranya sebagai berikut:

  • Kita mau jadi apa aja bisa kok, kita bisa belajar, kita ingin jadi terkenal se-level dunia bisa, hanya perlu belajar dan fokus
  • Saya mau berpenghasilan besar dari magician level dunia bisa kok,
  • Saya kalau mau kerja di Hongkong, sekali pentas saya dibayar (sekian) dolar, tetapi saya ga mau.
  • Intinya kita mau jadi apa aja bisa kok, hanya perlu belajar dan fokus, semua mungkin
  • Kemudian kenapa saya tetep di Indonesia walau penghasilannya tidak sebesar kalau saya kerja di Hongkong atau di Amerika, karena kalau tadi yang saya sebutkan serba mungkin ternyata ada sesuatu yang tidak mungkin, yaitu “tidak mungkin saya jadi ayah dari ayah saya, saya tetep anak ayah saya”.

Adalagi, dia juga mengatakan bahwa, dia sangat optimis kalau dia tidak akan mungkin kehilangan pamor dan turun habis, dia hanya akan turun pamor, naik lagi, turun lagi dan naik lagi. Alasan itu yang membawa dia mendirikan sebuah toko dan toko ini sahamnya dimiliki oleh karyawan-karyawan dia, ini untuk menanggulangi ketika Deddy turun pamor dan tidak ada income maka karyawan bisa mengharapkan income dari toko tersebut. wow.

Dynamic DNS, Dlink DDNS, No-ip dan Dydns Pada Router

Sebenarnya sudah lama saya meniggalkan perbincangan teknis semacam ini, sejak aku memutuskan pulang kampung pada akhir tahun 2008 perbincangan mengenai Computer Networking sudah benar-benar saya tinggalkan. Tetapi namanya hobby yang pernah ditekuni tentu saja terkadang ada saja kesempatan untuk mengingatnya.

Di bawah ini saya akan cerita mengenai Dynamic DNS, Dlink DNS, No-IP dan Dyns Pada Router

Berawal dari pembelian modem ADSL Router DLINK baru, ketika saya coba setup modem ADSL ternyata saya menemukan fitur baru yang dahulu saya tidak pernah menemukannya, yaitu updater Dynamic DNS dengan host dlinkddns.com. Setelah saya coba browsing ternyata layanan Dlinkddns.com ini gratis, dan tercium dari blog Dlink Indonesia di sana dikatakan bahwa layanan dlinkddns ini sebenarnya layanan milik DYNDNS.COM yang di sana merupakan layanan berbayar, jadi D-Link bekerjasama dengan Dyndns.com.

Setelah saya tahu dlinkddns ini merupakan layanan milik Dyndns saya langsung saja mencoba daftar dlinkddns dan tidak ketinggalan “mencoba login ke dyndns.com dengan username tersebut”, dan hasilnya memang benar, saya dapat login seperti pernah daftar di dyndns, nah di sini rupanya ada hole, atau lubang gratisan untuk para penikmat dynamic dns. Artinya ada lubang di sini bahwa Dyndns ternyata bisa dipakai secara gratis, hal ini tidak dapat kita temukan sebelumnya.

Kesimpulannya “KITA BISA MEMAKAI LAYANAN DYNDNS.COM SECARA GRATIS”.

Buat teman-teman yang belum terbiasa di dunia computer networking membaca tulisan saya di atas pasti bingung, karena ini memang spesial untuk teman-teman yang aktif di dunia computer networking. Agar teman-teman bisa mengikuti bahasan saya kali ini saya akan coba jelaskan kegunaan dari layanan Dyndns atau yang disebut Dynamic DNS.

IP vs Domain Name

Setiap kali kita koneksi internet di situ secara otomatis tercatat masuk ke dalam jaringan komputer dunia, dan setiap komputer dunia ini mempunyai urutan angka yang disebut IP (internet protocol). Kalau sekedar jadi pemakai internet terkadang komputer kita tidak memiliki IP secara langsung, tetapi bagian dari komputer lain yang memiliki IP internet.

Ketika kita berposisi jadi server, atau ingin memiliki sebuah layanan yang bisa diakses dari jarak jauh maka kita harus mempunyai IP internet. Misalnya kita punya IP Camera di rumah, dan IP Camera ini diharapkan bisa dilihat dari tempat lain maka kita harus mempunyai IP internet. ISP yang memberikan IP Internet di antaranya Speedy, Firstmedia dan Smartfren pasca bayar.

Ketika kita punya IP Camera di rumah dan hendak diakses dari tempat lain maka biasanya kita panggil melalui IP-nya misalnya dengan memanggil angka “125.11.22.123″. Tentunya kita tidak bisa menghafal dengan mudah angka-angka tersebut. Nah menggunakan DNS maka IP kita tersebut dapat dipanggil dengan sebuah nama misalnya “kamerarumahku.dlinkddns.com”. Di sini saya yakin anda sudah paham perbedaan IP dan Domain Name.

IP Dinamik dan IP Statik

IP yang aku ceritakan ada 2 macam yaitu dinamik dan statik, dinamik artinya angkanya berubah-ubah. Kalau yang statik angkanya tetap.

Kalau IP kita statik itu akan lebih mudah buat kita meremot ip camera kita, bahkan tanpa DNS sekalipun, angka bisa kita ingat-ingat karena tidak berubah. Menggunakan DNS juga lebih enak, bahkan beli domain pun bisa. Daftar layanan gratis juga bisa. Kalau IP kita berubah-ubah, di sinilah kita mulai bingung cara memanggil Ip camera di rumah kita.

Dynamic DNS solusi untuk IP Dinamik

Dynamic DNS merupakan solusi untuk IP dinamik, Salah satu layanan / server paling terkenal adalah Dyndns.org (sekarang Dyndns.com). Hampir di setiap router sudah ada menu Dyndns.org.

Cara kerja dari Dyndns ini adalah “router kita memberitahu ke server Dyndns IP yang aktif di router saat ini” sehingga memungkinkan kita memanggil jaringan kita (termasuk IP Camera) dengan sebuah nama “rumahkita.dyndns.org”. Walau IP kita berubah-ubah kita tidak perlu bingung, cukup panggil nama Dynamic DNS kita, misalnya “rumahkita.dyndns.org”.

Dyndns.org merupakan layanan berbayar, layanan yang mirip seperti “dyndns.org” tetapi gratis adalah “NO-IP.COM”. Yang disayangkan dari NO-IP adalah rata-rata router murah tidak mempunyai updater ke server NO-IP.

D-Link Meluncurkan DLINKDDNS.COM

Saya tidak tahu sejak kapan ada layanan itu, yang jelas ini baru, setidaknya 4 tahun yang lalu belum ada. Kalau dilihat dari umur domain, domain tersebut dibeli tahun 2007, tetapi kemungkinan besar layanan ini belum lama diaktifkannya, saya tidak tahu kapan tepatnya.

Dlink rupanya ingin memanjakan penggunanya dengan meluncurkan layanan ini, layanan ini sebagaimana saya tuliskan di atas merupakan hasil kerjasama dengan Dyndns. Bisa jadi Dlink membayar Dyndns atau ada proyek kerjasama lainnya yang kita tidak tahu.

Pada router Dlink yang baru kita bisa menemukan minimal 3 layanan Dynamic DNS yaitu Dyndns.org, Tzo.org dan yang baru yaitu dlinkddns.com.

dlink-ddns-dns-dyndns-no-ip

Dyndns Bisa Gratis?

Kabar baiknya, dan ini sedikit akal-akalan juga sebenarnya, username yang kita daftarkan di dlinkddns.com ternyata bisa untuk login ke Dyndns.org.

Hampir semua router punya layanan updater Dyndns.org, sehingga sekarang dengan memiliki username di dlinkddns.com kita bisa login ke dyndns.org dengan router apapun, hampir semua router.

Kira-kira catatan saya itu dulu, saya tidak akan membahas teknisnya di sini. Mungkin kesempatan lain saya akan posting.

Cara Membuang Cell Dobel dalam Excel

Cara Membuang Cell Dobel dalam Excel atau How to remove duplicate content din Excel

  1. Pilih/tandai semua cell-nya
  2. Klik Menu “Data“, Pilih “Filter“, kemudian klik “Advanced Filter“,
  3. Pada “Advanced Filter” pilih “Filter the list, in place”
  4. di bawahnya ada “Unique records only” silakan dicentrang
  5. Data sudah terpilih yang unique/berbeda, tinggal disalin ke lembar/sheet baru.

 
cara membuang cell dobel di excel
Mudah-mudahan bermanfaat